Kamis, 24 Januari 2013

ES DAWET SIWALAN

1 komentar
dawet siwalan kuliner seputar pati
JUANA DAN JAKENAN TERKINI.  kab pati.adalah  dawet siwalan, minuman initerbuat dari buah siwalan yang di buat sedimikian rupa hingga tercipta ciri khas dari aroma serta rasa yang berbeda dari minuman lain,dawet siwalan ini banyak kita jumpai di pati selatan, dan paling banyak kita jumpai nanti di kecamatan juana , dan jakenan, minuman ini banyak di gemari masyarakat setempat karena dari rasa siwalan itru sendiri serta kelembutan serta kenyalnya buah itu sendiri bila kita makan, buah siwalan sendiri adalah sebuah buah yang di hasilkan dari satu pohon yang namanya siwalan, pohon siwalan ini persis kayak pohon kelapa tapi yang membedakannya adalah dari daunnya , daun pohon siwalan bentuknya seperti kipas yang begitu besar serta bau khasnya yang harum, di kab. pati pohon ini banyak kita temui di kec, jakenan, serta jaken, dari  pohon siwalan ini juga dihasilkan yang namanya LEGEN. yang  di ambil dari tetesan dari bunga pohon itu sendiri, buah siwalan buahnya persisi buah kelapa, tapi dia lebih kecil dan bila di buka tiap satu buah akan menghasilkan beberapa biji siwalan yang siap kita makan,......
penasaran dengan buah siwalan serta es siwalan,,,,,,,,,datang aja ke kab, pati,,,,,,, murah  kok cuma 5000 rupiah segelas, kita sudah bisa menikmatinya,,,,,,,kalau mau beli buahnya juga bisa   ok,,,,,,
buah serta daet siwalan
Read More

Rabu, 23 Januari 2013

SMA Negeri 1 Jakenan kepala sekolahnya di copot 9seputar pati)

0 komentar
juana-jakenan terkini- Gara-gara dicopot dari jabatan sebagai kepala sekolah, seorang guru di Pati mengalami depresi berat hingga terbaring sakit berhari-hari. Guru yang baru beberapa tahun memimpin sekolahnya itu tidak menyangka jika dirinya bakal dicopot dengan tidak hormat lantaran telah membawa sekolahnya meraih berbagai prestasi akademik. Pecah tangis tak dapat dibendung oleh Rusmi, istri Sukari mantan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Jakenan saat menerima kunjungan dari kerabat. Dengan tangis berderai, Rusmi langsung memuntahkan seluruh isi hatinya  perihal pencopotan jabatan suaminya sebagai kepala sekolah oleh bupati yang dinilai sewenang-wenang. Akibat keputusan tersebut, suaminya mengalami depresi hingga jatuh sakit. Hingga kemarin terhitung sudah hampir 20 hari Sukari terbaring sakit di kamar rumahnya di Desa Growong Lor, Juwana, Pati. Jangankan berdiri, untuk bangkit dari tempat tidurnya saja dia tidak sanggup.
Kepada setiap orang yang membesuk, pria yang sudah 40 tahun menekuni profesi guru ini berbicara tidak jelas seperti sedang meracau. Dia pun menunjukkan berkas-berkas yang memperlihatkan prestasinya sebagai kepala sekolah serta surat keputusan pencopotannya. Sukari dicopot dari jabatan kepala sekolah SMA Negeri 1 melalui SK Bupati nomor 800/3515/2012 pada akhir 2012 lalu. Rusmi berharap kasus yang menimpa suaminya mendapat perhatian dari pihak berwenang yakni departemen dalam negeri. Jika memang suaminya bersalah, dia  rela suaminya dipecat dari pekerjaannya. Namun jika suaminya tidak bersalah, setidaknya dia ingin nama suaminya direhabilitasi dan hak-haknya dikembalikan. (Hasanuddin - Pati)
sumber MargoyosoUpdate.com
Read More
 
Powered by Blogger | Alien Black Blogger Template by Good trik | dkwny2031